Wednesday, 20 May 2020


Resume Reizal: Resume Sistem Informasi Manajemen
A. Dasar Perdagangan Elektronik
1. Pengenalan E-Commerce
Perdagangan melalui jaringan elektronik atau e-commerce didefinishikan sebagai aktifitas perdagangan melalui jaringan elektronik dengan menggunakan perangkat komputer untuk memudahkan semua operasi komputer. E-commerce melibatkan lebih dari satu perusahaan, dan dapat diaplikasikan hampir disetiap jenis hubungan bisnis. E-commerce mengizinkan produsen untuk menjual produk-produk dan jasa secara online. Calon konsumen dapat menemukan website yang menyediakan produk yang dicari selanjutnya dapat membaca, melihat berbagai pilihan, memesan, bahkan membayar produk-produk tersebut secara online. E-Commerce memiliki beberapa jenis, yaitu: Business to business (B2B), Business to consumer (B2C), Consumer to consumer (C2C), Government to Government (G2G), Government to business (G2B), Government to consumer (G2C).
2. Lingkup E-Commerce
a. Electronic Business
Electronic Business merupakan lingkup aktivitas perdagangan secara elektronik dalam arti luas. Berbagai aktivitas transaksi jual beli dilakukan melalui medium internet. Hal ini dapat dilihat berdasarkan fenomena bisnis dari berbagai dimensi sebagai berikut:
1) Teknologi Kontributor terbesar yang memungkinkan terjadinya e- commerce adalah teknologi informasi, tidak dapat dipungkiri bahwa arena jual beli di dunia maya terbentuk karena terhubungnya berjuta-juta komputer ke dalam sebuah jaringan raksasa (internet).
2) Marketing dan “New Consumer Processes”. Dari segi pemasaran, e-commerce sering dilihat sebagai sebuah kanal atau cara baru untuk berhubungan dengan pelanggan.
3) Electronic Linkage. Dengan adanya e-commerce, maka dua buah divisi dapat bekerja sama secara efisien melalui pertukaran data elektronis.
4) Information Value Adding. Di dalam e-commerce, bahan baku yang paling penting adalah informasi. Sehubungan dengan hal ini, proses pertambahan nilai (value adding processes) menjadi kunci terselenggaranya sebuah mekanisme e-commerce.
5) Market-Making E-commerce, dikatakan sebagai market-making karena keberadaannya secara langsung telah membentuk sebuah pasar perdagangan tersendiri yang mempertemukan berjuta-juta penjual.
6) Service Infrastructure. Konsep e-commerce ternyata tidak hanya membuahkan mekanisme transaksi jual beli semata, namun ternyata banyak sekali jasa-jasa baru yang diperlukan sebagai sarana pendukung aktivitas jual beli produk tersebut.
b. Electronic Commerce
Electronic Commerce merupakan lingkup perdagangan yang dilakukan secara elektronik dimana didalamnya termasuk:
1) Perdagangan via internet (internet commerce)
2) Perdagangan dengan fasilitas web internet (web e-commerce)
3) Perdagangan dengan sistem pertukaran data terstruktur secara elektronik (Electronic Data Interchange / EDI)
3. Pentingnya E-Commerce
a. Orang yang ingin membeli barang atau hanya melakukan transaksilewat internet.
b. Membutuhkan akses internet dan interface-nya menggunakan webbrowser Menjadikan portal e-commerce / e-shop tidak sekedar portal belanja, tapi menjadi tempat berkumpulnya komunitas dengan membangun basis komunitas, membangun konsep pasar bukan sekedar tempat jual beli.
c. Sebagai pusat informasi(release,product review, konsultasi, etc) Pengelolaan yang berorientasi pada pelayanan, kombinasi konsepsi pelayanan konvensional dan virtual : Responsif (respon yang cepat dan ramah), Dinamis,Informatif dan komunikatif .
d. Informasi yang up to date, komunikasi multi-arah yang dinamis.
e. Model pembayaran : kartu kredit atau transfer.

4. Proses Pembayaran Elektronik
Mekanisme transaksi elektronik dengan e-commerce dimulai denganadanya penawaran suatu produk tertentu oleh penjual (misalnya bertempat kedudukan di USA) di suatu website melalui server yang berada di Indonesia (misalnya detik.com). Apabila konsumen Indonesia melakukan pembelian, maka konsumen tersebut akan mengisi order mail yang telah disediakan oleh pihak penjual. Adapun cara transaksi pada e-commerce, permintaan pelanggan dikirim ke pedagang, kemudian setelah diterima oleh pedagang dan diverifikasi oleh pedagang, kemudian pelanggan yang melakukan pembayaran yang akan masuk ke server pembayaran. Pembayaran dapat dilakukan melalui kartu kredit, smart cards, rekening bank, dan sebagainya. Tapi disini alat pembayaran yang lebih aman dengan menggunakan Paypal. PayPal adalah salah satu alat pembayaran (Payment procesors) menggunakan internet yang terbanyak digunakan didunia dan teraman.

B. Aplikasi dan Persoalan E-Commerce

1. Tren Aplikasi E-Commerce
Aplikasi e-commerce digunakan secara online menggunakan web / situs yang tersedia. Situs akan diupdate secara berlanjut, seperti :
a. Produk baru ditambahkan pada katalog
b. Daftar harga disesuaikan
c. Iklan dan promosi baru dipublikasikan
Setiap perubahan harus melalui testing sebagaimana pada tahap instalasi. Yang menjadi tren adalah dimana penggunaan portal e-commerce yang dapat menyediakan berbagai katalog, proses jual beli, dan pasar lelang untuk para pelanggan dari berbagai bisnis atau industri.

2. Business to Consumer E-Commerce
Business to Consumer E-Commerce disebut juga sebagai pasar. Hal ini melibatkan interaksi dan transaksi antara sebuah perusahaan penjual dan para konsumen. Pada transaksi pasar, konsumen mempelajari produk yang ditawarkan melalui publikasi elektronik, membeli dengan elektronic cash dan system secure payment, kemudian barang akan dikirimkan.

3. Kebutuhan Web Store
Kebutuhan web store dinilai berdasarkan beberapa faktor sebagai berikut :
a. Petunjuk dan Informasi Pasar, yaitu sebagai alat bantu yang bermanfaat bagi pengunjung . misalnya informasi tentang indeks saham, berita terbaru, kalkulator serta alat bantu pengambilan keputusan.
b. Harga, yaitu harga produk djual.
c. Pelayanan Konsumen, yaitu tingkat pemberian tanggapan dan kualitasemail serta pelayanan pusat informasi konsumen.
d. Fasilitas dan Isi Web, yaitu ketersediaan pengecekan barang denganhanya satu klik, hadiah, keterangan produk, serta tanggapan dari para konsumen.

4. Business to Business E-Commerce
Business to business e-commerce ini disebut sebagai transaksi antar perusahaan. Hal ini mencatat penjualan produk atau jasa yang melibatkan beberapa perusahan serta dilakukan secara otomatis. Yang terlibat dalam hal tersebut biasanya adalah pemasok, distributor, pabrik, toko, dan lain lain. Jika dikerjakan dengan benar, makan dapat menghemat biaya, meingkatkan pendapata, mempercepat pengiriman, mengurangi biaya administrasi, dan meningkatkan layanan kepada pelanggan.

5. E-Commerce Marketplace
E-commerce dalam pasar berfungsi sebagai pangsa pasar global yangtiada batas dengan tidak adanya kalangan yang dibuat oleh pemerintah. Pemerintah U.S telah memasukkan “Global Framework for Electronic Commerce” di internet, yang menerangkan kerangka pengaturan pasar yang akan mendorong pertumbuhan ekonomi pertumbuhan ekonomi digital yang menawarkan fleksible, solusi industri yang secara efektif akan mengatasi masalah yang timbul.

6. Click dan Bricks di E-Commerce
Click and brick adalah suatu strategi yang dilakukan oleh perusahaan dengan menggunakan internet (clicks) dan toko sebagaimana penjualan tradisional (bricks), jadi perusahaan memiliki toko virtual atu toko yang sesungguhnya. Beberapa aplikasi umum yang berhubungan dengan e- commerce adalah:
a.  E-mail dan Messaging
b.  Content Management Systems
c.  Dokumen, spreadsheet, database
d.  Akunting dan sistem keuangan
e.  Informasi pengiriman dan pemesanan
f.  Pelaporan informasi dari klien dan enterprise
g.  Sistem pembayaran domestik dan internasional
h.  Newsgroup
i.  On-line Shopping
j.  Conferencing
k.  Online Banking/internet Banking
l.  Product Digital/Non Digital

C. Model E-Commerce di Indonesia
1. Iklan Baris, merupakan salah satu bentuk e-commerce yang tergolong sederhana, bisa dianggap sebagai evolusi dari iklan baris yang biasanya ditemui di koran-koran ke dalam dunia online. Penjual yang menggunakan social media atau forum untuk beriklan, biasanya tidak bisa langsung menyelesaikan transaksi pada website yang bersangkutan. Namun penjual dan pembeli harus berkomunikasi secara langsung untuk bertransaksi. Contoh iklan baris : Tokobagus, Berniaga, dan FJB-Kaskus.

2. Retail, merupakan jenis e-commerce yang dimana semua proses jual-beli dilakukan melalui sistem yang sudah diterapkan oleh situs retail yang bersangkutan. Oleh karena itu, kegiatan jual-beli di retail relatif aman, namun biasanya pilihan produk yang tersedia tidak terlalu banyak, atau hanya fokus ke satu-dua kategori produk. Contoh retail : Berrybenzka, Zalora, dan Lazada.

3. Marketplace, bisa dianggap sebagai penyedia jasa mall online, namun yang berjualan bukan penyedia website, melainkan anggota-anggota yang mendaftar untuk berjualan di website marketplace yang bersangkutan.

D. Manfaat dari Perdagangan Melalui Jaringan Elektronik

1. Keuntungan Bagi Perusahaan
a)       Perluasan jaringan mitra bisnis. Pada perdagangan tradisional, sangatlah sulit suatu perusahaan, menemukan letak geografis mitra bisnisnya yang berada di negara lain ataupun benua lain.
b)      Efisien. Terbilang sangat efisien, karena setiap perusahaan tidak memerlukan peralatan untuk menjalankan bisnis ini, dan hanya butuh internet semata. Dan menurunkan segala tingkat biaya operasional, agar terkesan tidak mahal. Karena dijalankan melalui jalur online.
c)       Perluasan pasar. Jangkauan akan semakin sangat luas, karena tidak dibatasi oleh letak geografis dimanapun perusahaan itu berada.
d)      Memperpendek Jarak. Perusahaan-perusahaan dapat lebih mendekatkan diri dengan konsumen. Dengan hanya mengklik link-link yang ada pada situs-situs. Konsumen dapat menuju ke perusahaan dimana pun saat mereka berada.
2. Keuntungan Bagi Konsumen
a)       Efektif. Konsumen dapat memperoleh informasi tentang produk atau jasa yang dibutuhkan dan bertransaksi dengan cara cepat dan murah.
b)      Aman secara fisik. Konsumen tidak perlu mendatangi toko tempat perusahaan menjajakan barangnya dan ini memungkinkan konsumen dapat bertransaksi dengan aman sebab didaerah-daerah tertentu mungkin sangat berbahaya jika berkendaraan dan membawa uang tunai dalam jumlah yang sangat besar.
c)       Fleksibel. Konsumen dapat melakukan transaksi dari berbagai lokasi, baik dari rumah, kantor, warnet atau tempat lainnya.
3. Keuntungan Bagi Masyarakat Umum
a)       Mengurangi Polusi dan Pencemaran Lingkungan. Dengan adanya e-commerce yang dapat dilakukan dimana saja, customer tidak perlu melakukan perjalanan ke toko-toko, dimana hal ini pada gilirannya akan mengurangi jumlah kendaraan yang ada dijalanan. Berkurangnya kendaraan dijalanan berarti menghemat bahan bakar (BBM) dan mengurangi tingkat polusi udara yang diakibatkan kendaraan bermotor yang dapat mencemari lingkungan.
b)      Membuka Peluang Kerja Baru. Era e-commerce akan membuka peluang-peluang kerja baru bagi mereka yang tidak buta teknologi. Muncul pekerjaan baru seperti pemrogram komputer, perancangan web, ahli dibidang basis data, analisis sistem, ahli dibidang jaringan komputer, dan sebagainya.
c)       Menguntungkan Dunia Akademis. Berubahnya pola hidup masyarakat dengan hadirnya e-commerce, kalangan akademisi akan semakin diperkaya dengan kajian-kajian psikologis, antropologis, sosial-budaya, dan sebagiannya yang berkaitan dengan cara dan pola hidup yang berkaitan dengan dunia maya. 
d)      Meningkatkan Kualitas Sumber daya Manusia. E-commerce, seperti juga teknologi komputer pada umumnya, hanya bisa dilakukan oleh orang-orang yang tidak gagap teknologi, sehingga pada gilirannya akan merangsang orang-orang untuk mempelajari teknologi komputer demi kepentingan mereka sendiri. 
E. Kendala Perdagangan Melalui Jaringan Elektronik

1. Biaya yang tinggi. Dalam melakukan perdagangan secara online ini membutuhkan biaya karena biasanya bisnis ini memerlukan biaya untuk tenaga perancang sistem. Akan tetapi tak jarang bisnis yang dapat melakukan perdagangan secara online dengan budget yang minim.
2. Masalah keamanan. Saat ini masih banyak permasalahan keamanan yang timbul, seperti:
a)       Pencurian identitas pelanggan.
b)      Perkembangan hukum terkait e-commerce yang lamban.
c)       Perangkat lunak yang tidak tersedia.