Rangkuman
Telecommunication and Networking
A.
Pengertian Jaringan
According to
Manuel Castells, network enterprise adalah jaringan yang terbentuk dari
beberapa perusahaan, atau beberapa bagian dari beberapa perusahaan, atau
sebagian internal dari beberapa perusahaan. Salah satu ciri dari network
enterprise adalah access network yang terbuka lebar, yang
memungkinkan siapa saja, baik itu produsen, pelanggan, maupun hacker dan
cracker, untuk mengetahui transaksi online yang terjadi.
Suatu sistem yang dikatakan baik,
termasuk jaringan enterprise, minimal harus mampu menjawab kriteria dasar
keamanan berikut ini:
1.
Kerahasiaan
2.
Kendali akses
3.
Autentifikasi
4.
Integritas
5.
Non-repudiation
B.
Konsep Jaringan
Dua buah komputer dikatakan terkoneksi
jika bila komputer dapat saling bertukar informasi. Bentuk koneksinya tidak
harus melalui kawat tembaga saja, melainkan dapat menggunakan serat optik,
gelombang mikro, atau satelit.
Konsep Jaringan Berdasarkan Letak Geografis
1.
LAN (Local Area Network)
LAN adalah jaringan komputer yang jaringannya hanya
mencakup wilayah kecil; seperti jaringan komputer kampus, gedung, kantor, dalam
rumah, sekolah atau yang lebih kecil. Area terbatas, hingga + 100 mikro
komputer (PC).
2.
MAN (Metropolitan Area Network)
MAN adalah suatu jaringan dalam suatu kota
dengan transfer data berkecepatan tinggi, yang menghubungkan berbagai
lokasi seperti kampus, perkantoran, pemerintahan, dan sebagainya. Jaringan MAN
adalah gabungan dari beberapa LAN. Jangkauan dari MAN ini antar 10 hingga 50 km.
3.
WAN (Wide Area Network)
WAN adalah jaringan komputer yang mencakup area
yang besar sebagai contoh yaitu jaringan komputer antar wilayah, kota atau
bahkan negara, atau dapat didefinisikan juga sebagai jaringan komputer yang
membutuhkan router dan saluran komunikasi publik.
C.
Tren Telekomunikasi
Telekomunikasi adalah pertukaran
informasi dalam bentuk apapun (suara, teks, gambar, data, audio, video) melalui
jaringan berbasis komputer. Tren utama yang terjadi di bidang telekomunikasi
memiliki dampak yang signifikan terhadap keputusan manajemen di bidang ini.
D.
Revolusi Internet
Pertumbuhan internet yang sangat pesat
adalah fenomena revolusioner Dalam komputasi dan telekomunikasi. Internet telah
menjadi jaringan yang terbesar dan terpenting dari jaringan saat ini, dan telah
berevolusi menjadi global information superhighway. Internet semakin
meluas Seiring dengan semakin banyaknya bisnis, organisasi, komputer dan
jaringan yang bergabung dengan web global ini. Internet tidak memiliki pusat
atau pusat telekomunikasi.
E.
Alternatif Telekomunikasi
Telekomunikasi adalah sebuah teknik
yang mampu mengubah sistem teknologi informasi. Sangat penting bagi pengguna
untuk mengerti beberapa karateristik penting dari komponen dasar jaringan
telekomunikasi. Hal tersebut dapat membantu pengguna untuk berpartisipasi
secara efektif Dalam membuat keputusan mengenai alternatif telekomunikasi.
Saluran telekomunikasi dapat diartikan sebagai data dan bentuk telekomunikasi yang
ditransmisikan diantara pengirim dan penerima dalam suatu jaringan telekomunikasi
F.
Model Jaringan Telekomunikasi
Secara umum jaringan telekomunikasi
dibeberapa pengaturan dimana pengirim mengirimkan pesan kepada penerima melalui
saluran yang terdiri dari beberapa tipe medium. Telekomunikasi memungkinkan
setiap orang untuk salaing berkomunikasi secara cepat dalam jarak yang jauh
sekalipun.
Jaringan telekomunikasi biasanya terdiri dari 5
(lima) kategori komponen dasar:
1.
Terminal.
2.
Telecommunications Processors.
3.
Media dan saluran telekomunikasi
berakhir yang mana data diterima dan dikirim.
4.
Komputer.
5.
Software pengendali telekomunikasi.
G.
Sinyal Analog dan Digital
Sinyal Digital, Merupakan hasil
teknologi yang mengubah sinyal tersebut menjadi kombinasi ututan bilangan 0 dan
1 untuk proses informasi yang mudah, cepat dan akurat. Sinyal tersebut disebut
sebuah bit. Sinyal analog, merupakan pemanfaatan gelombang elektromagnetik.
Proses pengiriman suara, misalnya pada teknologi telepon, dilewatkan melalui
gelombang elektromagnetik.
H.
Media Telekomunikasi
Jenis-jenis
media telekomunikasi :
1.
Twisted Pair Wire Cable
Komponen ini terdiri dari atas 2 jenis, yaitu Unshielded
Twisted-Pair (UTP) dan Shielded (STP). UTP terdiri atas 2,3,4 atau
lebih pasang kabel. Tiap pasang kabel dipilin 6 kali per inchi. Hal ini
dilakukan untuk menghindari listrik dan impedansi listrik. Sensitif terhadap
interferensi listrik, seperti derau listrik oleh cahaya fluorescent atau
elevator berjalan. Kabel jenis ini disebut juga dengan Kabel IBM jenis
3. STP pada dasarnya memiliki karakteristik yang sama dengan UTP. Perbedaaannya
terletak pada besar kawat dan adanya selubung isolasi yang berfungsi untuk
menghindari interferensi listrik.
2.
Coaxial Cable
Karakteristik kabel ini terdiri atas 2 kabel yang
diselubungi oleh 2 tingkat isolasi. Isolasi pertama (isolator dalam) adalah
isolasi yang menyelubungi kawat tembaga pejal. Selain dilindungi oleh isolator,
kawat tembaga pejal ini juga dilindungi oleh kertas timah yang dipasang diatas
isolator, untuk melindungi dari pengaruh medan elektromagnet.
3.
Fiber Optic Cable
Fiber Optic memiliki karakteristik yaitu data yang
dikirimkan dalam bentuk pulsa cahaya kecepatan transmisinya paling tinggi, tipis
dan fleksibel, sehingga mudah dipindahkan. Ia juga tidak terganggu oleh cuaca.
4.
Wireless
Wireless memiliki karakteristik: Tidak menggunakan
kabel, karena data dikirimkan dalam bentuk gelombang atau inframerah. Setiap
workstation berhubungan dengan hub atau concentrator melalui gelombang radio
atau inframerah.
1.
Teknologi Wireless
Dalam perkembangan perangkat telekomunikasi
tentunya kita sering mendengar kata wireless, wireless merupakan penghubung dua
perangkat yang tidak mengunakan media kabel (nirkabel) teknologi wireless
merupakan teknologi tanpa kabel, dalam melakukan hubungan telekomunikasi tidak
lagi mengunakan media atau sarana kabel tetapi dengan menggunakan gelombang
elektromagnetik sebagai pengganti kabel.
I.
Topologi Jaringan
Topologi jaringan adalah, hal yang
menjelaskan hubungan geometris antara unsur-unsur dasar penyusun jaringan,
yaitu node, link, dan station. Topologi jaringan dapat
dibagi menjadi 5 kategori utama seperti di bawah ini:
1.
Topologi bintang merupakan bentuk
topologi jaringan yang berupa konvergensi dari node tengah ke setiap node atau
pengguna. Topologi jaringan bintang termasuk topologi jaringan dengan biaya
menengah.
2.
Topologi cincin adalah topologi
jaringan dimana setiap titik terkoneksi ke dua titik lainnya, membentuk jalur
melingkar membentuk cincin. Pada topologi cincin, komunikasi data dapat
terganggu jika satu titik mengalami gangguan.
3.
Topologi Bus adalah kedua unjung
jaringan harus diakhiri dengan sebuah terminator. Barel connector dapat
digunakan untuk memperluasnya. Jaringan hanya terdiri dari satu saluran kabel
yang menggunakan kabel BNC. Komputer yang ingin terhubung ke jaringan dapat
mengkaitkan dirinya dengan mentap Ethernetnya sepanjang kabel. Linear
Bus: Layout ini termasuk layout yang umum. Satu kabel utama
menghubungkan tiap simpul, ke saluran tunggal komputer yang mengaksesnya ujung
dengan ujung. Masing-masing simpul dihubungkan ke dua simpul lainnya, kecuali
mesin disalah satu ujung kabel, yang masing-masing hanya terhubung ke satu
simpul lainnya
4.
Topologi mesh menerapkan hubungan antar
sentral secara penuh. Jumlah saluran harus disediakan untuk membentuk jaringan mesh
adalah jumlah sentral dikurangi 1 (n-1, n = jumlah sentral). Tingkat kerumitan
jaringan sebanding dengan meningkatnya jumlah sentral yang terpasang. Dengan
demikian disamping kurang ekonomis juga relatif mahal dalam pengoperasiannya.
5.
Topologi Pohon disebut juga sebagai
topologi jaringan bertingkat. Topologi ini biasanya digunakan untuk
interkoneksi antar sentral dengan hirarki yang berbeda. Untuk hirarki yang
lebih rendah digambarkan pada lokasi yang rendah dan semakin keatas mempunyai
hirarki semakin tinggi. Topologi jaringan jenis ini cocok digunakan pada sistem
jaringan komputer.
J.
Protokol dan Arsitektur Jaringan
Protokol adalah sebuah set standar dari
aturan dan prosedur untuk mengendalikan komunikasi didalam jaringan.
Standar-standar ini diperuntukkan hanya pada satu peralatan manufaktur saja
atau satu macam jenis telekomunikasi. Bagian dari tujuan jaringan arsitektur
telekomunikasi adalah untuk menciptakan suatu standarisasi lebih dan kecocokkan
diantara protocol komunikasi. Tujuan dari arsitektur jaringan adalah untuk
mengenalkan sebuah keterbukaan, simple, fleksibel dan lingkungan telekomunikasi
yang efisien. Hal ini akan menjadi sempurna dengan penggunaan protocol standar.
Standar komunikasi yang berhubungan langsung antara hardware dan software, dan
desain standar hubungan antara pengguna dan system computer.
K.
Alternatif Bandwith
Kapasitas dan kecepatan komunikasi
suatu jaringan telekomunikasi dapat di artikan sebagai bandwith. Besaran yang
menunjukkan seberapa banyak data yang dapat dilewatkan dalam koneksi melalui
sebuah network. Lebar pita atau kapasitas saluran informasi.
L.
Alternatif Switching
Telepon biasa dihubungkan dengan
sirkuit switching, dimana sebuah sirkuit dimasukan untuk mendirikan sebuah
saluran diantara pengirim dan penerima dan selalu terbuka sampai sesi/ bagian
komunikasimenjadi lengkap. Dalam pesan Switching, pesan mentransmit sebuah
blok(Block) pada waktu yang sama dari switching satu ke lainnya. Metode ini
disebut Store and Forward transmision. Karena pesan akan disimpan oleh alat
Switching sebelum ditransmisi.
M.
Network Interoperability
Jaringan Interoperabilitas adalah terus kemampuan
untuk mengirim dan menerima data interkoneksi antara jaringan memberikan
tingkat kualitas yang diharapkan oleh pengguna akhir pelanggan tanpa dampak
negatif dengan mengirim dan menerima atau jaringan. Jaringan Interoperabilitas
adalah fungsi antar operator yang bekerja di antara atau multi-vendor,
multi-operator antar-koneksi (yaitu, node-ke-node, atau
jaringan-untuk-jaringan) yang bekerja di bawah kondisi normal dan stres, dan
per standers yang berlaku, persyaratan, dan spesifikasi.
